Mengkristisi Sebuah Solusi (Pro Kontra Kondom)
Oktober 7, 2009 at 10:57 am 4 komentar
KONDOM, hmm orang yang denger kata-kata itu pasti langsung berfikir hal-hal yang mengarah pada hubungan seksual, terutama hubungan seksual diantara para muda-mudi zaman sekarang (Kata Koes plus) yang belum ada status hubungan yang sah (Menikah). Kenapa bisa begitu? secara logika, orang-orang yang sudah menikah pasti sedikit yang menggunakan alat ini kepada pasangannya atau mungkin tidak ada (mungkin itu juga yah), lalu pada siapa donk??? sudah jelas seperti tulisan awal, yaitu kepada para pemuda. Lalu maksud pemerintah mensosialisasikan kondom untuk apa ya? seorang wanita bernama Fauzia Afriandini berkata pada saya “untuk menghindari aids”, lalu bisa di ambil kesimpulan bahwa dengan pemerintah mensosialisasikan kondom pemerintah melegalkan hubungan seksual di luar nikah asalkan memakai kondom supaya aman (tidak terkena aids) dan nyaman (tanpa ada rasa was-was pada si pria)
Hmm, padahal banyak wanita disana ingin di hormati, tidak dilecehkan atau diperlakukan seenaknya. yah insya Allah saya sudah melakukan hal itu, tapi yang sempat membuat saya terheran kok bisa seorang wanita menyetujui KONDOM? Padaha; dia bilang dengan sangat bangga pada saya bahwa dia seorang PAA (Pelajar Anti Aids). Mungkin juga dia kurang kristis dalam menanggapi hal ini, atau mungkin dia tertidur di komunitasnya tersebut. 8)
Memang kalau difikir KONDOM itu sebuah solusi yang bagus untuk menghindari aids, tapi di satu sisi hal itu juga tidak baik, karena melegalkan zinah. lalu apa sih solusi yang baik? hmm (langsung ingat hukum dalam islam) di cambuk 100 kali lalu di asingkan atau hukum rajam, nyeletuk lagi deh tuh teman saya “itu bukan solusi, itu hukuman”. Begini deh kalau asal ngomong tapi tidak di fikirkan dulu (senyum ala Babeh Saya), kalau hukumannya seperti itu saya rasa orang pasti berfikir 100 kali untuk melakukan hal itu, eh ada lagi yang bilang “Razia PSK dan mesum tetap berjalan tapi masih ada ajah tuh”, wong habis di razia atau di grebek tuh PSK sama idung belang gak di hukum yang keras, cuman di bawa ke kantor, di kasih pengarahan gimana mau kapok dan takut?
Saya jadi makin tambah bingung, dia ini wanita atau pria yah? kok bisa setuju dengan kondom? ada beberapa kemungkinan untuk orang-orang yang seperti ini, dia itu sebenarnya pria, dia seorang wanita dan pernah menjadi korban (aduh mudah-mudahan gak deh yah), hal yang seperti ini sebenarnya yang harus di fikirkan, jangan di telan bulat-bulat begitu saja, kita harus mencerna segala sesuatu.
Jadi kembali lagi ke tulisan sebelumnya, dimana hukum dalam islam itu merupakan suatu solusi yang jauh lebih baik dari pada kondom. nyeletuk lagi deh teman saya “lu tinggal di indonesia kan?” (senyum-senyum ajah deh saya mah) Memang indonesia itu ada di bumi siapa yah? jelas Bumi Allah, sebagai umat islam saya hanya berusaha menjalankan hukum-hukum dalam islam, bukan mengikuti peraturan yang berbau thogut, yah saya hanya berusaha untuk tidak menjadi orang-orang yang sekuler (gak salah donk!!!)
Tuh dah dikasih solusi yang baik malah marah-marah, bilang saya habis ngapus dosalah ampe bisa ngomong ini segala macam, “memang ada yah larangan orang yang punya dosa atau kesalahan memberikan sebuah peringatan pada orang lain?” huhh saya minta dalilnya belum dikasih juga sampai sekarang…
Entry filed under: Uncategorized. Tags: .
4 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Jay | Oktober 8, 2009 pada 9:14 am
KOndom??jangan gunakan kondom coz ga enk…ga kerasa euy..lbh enk ga pke kondom lbh kerasa sentuhan kulitnya..wakakakakaka….
2.
mariberfikir | Oktober 8, 2009 pada 9:57 am
@ Jay
haduh, kamu ini suka berzinah juga yah? berubahlah, karena kenikmatan yang sebenarnya bukan di dunia ini.
3.
fathiah rahma | Oktober 11, 2009 pada 6:17 am
pake KB juga gaboleh kan ya? hahaha
4.
mariberfikir | Oktober 11, 2009 pada 8:01 am
@ fathiah rahmah
hmm, KB yah? anak itu kan sudah ditentukan oleh Allah, itukan pemberian dari Allah, jadi sudah di atur, kalau pke KB berarti tidak pecaya dong sama Allah. hehehe